Minggu, 11 Oktober 2009

ketika semua mencintai

apakah aku juga harus mencintai

aku juga harus percaya

tapi semuanya kelabu

hanya di hati setiap insan

aku juga akan mencintai

tapi bukan karena teriakan

bukan karena ancaman

bukan karena tawaran

aku mencintai karena aku ingin

dari kedalaman relungku

dari luasnya hatiku

dari sehatnya pikiranku

jiwa raga aku persembahkan

dibawah kakimu

ingin ku berlutut selama seribu tahun

itupun tidak akan pernah cukup

hatiku yang begitu hitam melawan hatimu yang begitu putih

aku menghinakan diriku sendiri

kau sejuk aku gersang

aku melata sendiri

semuanya penuh dengan kunang-kunang

aku linglung

aku mengerti berjalannya otak ku

tapi orang kedua dalam hidupku menyangkalnya

melarangku untuk melakukannya

ingin ku lepas jerat dalam mulutku, badanku, tanganku

tidak ada yang mengerti dengan kelakuanku

hanya Dia yang tahu

hanya Dia yang dapat membantuku

tapi kapankah bantuan-Nya akan datang

aku terpekur dalam kebisingan

haruskah dicintai orang lain
haruskah menyenagkan untuk orang lain
apakah senyumku hanya untuk orang lain
apakah tingkah laku ku hanya untuk mata orang lain

haruskah aku menjadi boneka manis yang selalu berbuat baik agar dapat diterima oleh orang lain, apakah dunia tidak bisa menerima diriku jika aku menjadi diriku sendiri, tidak selalu baik, tidak selau manis, dan berdosa.